BRMP Bengkulu Bersama BBPMKP Ciawi Lakukan Bimtek Percepatan Swasembada Pangan di Provinsi Bengkulu
Kamis, 30 Oktober 2025 BRMP Bengkulu mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis dalam rangka Percepatan Swasembada Pangan di Provinsi Bengkulu Dengan Pemberdayaan Brigade Pangan (BP) pada Lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimasi Lahan (OPLAH) yang diselenggarakan oleh BBPMKP Ciawi di Balai Semarak Provinsi Bengkulu.
Peserta kegiatan Bimtek berjumlah 265 orang yang terdiri dari BBPMKP Ciawi, BRMP Bengkulu, Pusluhtan, Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, BPS Provinsi Bengkulu, BWS 7 Provinsi Bengkulu, Dinas Pertanian 10 Kabupaten/Kota dan Manajer Brigade Pangan se-provinsi Bengkulu.
Acara diawali dengan sambutan Panitia Pelaksana BBPMKP Ciawi yang disampaikan langsung oleh Kepala BBPMKP Ciawi (Sukim Supandi). Dalam arahan beliau menyampaikan bahwa kegiatan swasembada pangan di Bengkulu capaian masih belum sesuai target. Luas Baku Sawah Bengkulu seluas 43.547 ha pada Tahun 2025 target LTT regular 108.677 ha realisasi sampai 29 Oktober 67.289 ha (61,92 %), target padi gogo 3.556 ha realisasi 460 ha (12,94 %), Target Optimasi Lahan non rawa 12.263 ha realisasi 4.843,05 ha (39,82 %), CSR seluas 2.200 masih dalam proses dan Brigade Pangan 59 BP sudah terbentuk 54 BP.
Pada sambutan ini juga disampaikan bahwa tujuan dilaksanakan Bimtek adalah untuk meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian di daerah, mendorong capaian LTT Tahun 2025 dan 2026, serta meningkatkan sinergi melaksanakan tuhas swasembada dari level kementerian sampai daerah.
Acara Bimtek di buka Resmi oleh Wakil Gubernur Bengkulu (Mian) pada sambutan dan arahan dari Wagub bahwa beliau selaku pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan ucapan terimakasih kepada penyelenggara yang sudah melaksanakan kegiatan Bimtek di Provinsi Bengkulu, selain itu ucapan terimakasih untuk semua pihak yang sudah mensukseskan kegiatan swaswmbada pangan di Provinsi Bengkulu. Tindak Lanjut dari capaian kegiatan swasembada ini harus harus korelasi positif yaitu menghasilkan produksi yang tinggi. Upaya yang harus dilakukan yiatu salah satunya melaksanakan kegiatan ektensifikasi dan Intensifikasi perlu dioptimalkan. Selain itu sinkronisasi data penting dilakukan antara BPS dan Pemda. Penyuluh Pertanian harus siap menjadi gardah terdepan utk mendukung swaswmbada pangan. Dengan Bimtek ini nanti semoga materi yang disampaikan dapat bermanfaat, menambah semangat dalam mendukung program swasembada pangan di Provinsi Bengkulu.
Acara dilanjutkan penyampaian Materi oleh Narasumber: 1) Kebijakan Pencapaian Program Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu oleh Dinas TPHP Provinsi Bengkulu (Rosmala Dewi), 2) Perhitungan KSA LTT dalam rangka Swasembada Pangan oleh BPS Provinsi Bengkulu (Fitri Aryati), 3) Pemberdayaan Brigade Pangan pada Lahan Cetak Sawah Rakyat dan Optimasi Lahan Provinsi Bengkulu oleh BRMP Bengkulu (Shannora Yuliasari), 4) Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Sosialisasi E-Monev Brigade Pangan oleh Kapusluhtan, 5) Inpres No 2 tahun 2025 oleh BWS 7 Provinsi Bengkulu (Yarisman). Setelah penyampaian materi dilanjutkan dengan Diskusi kepada peserta Bimtek.
pada acara Bimtek ini juga diberikan apresiasi kepada 3 Kabupaten/Kota yang mencapai realisasi terbaik yaitu terbaik pertama Kota Bengkulu, kedua Rejang Lebong dan ketiga Kepahiang. Acara ditutup secara resmi oleh Kepala BBPMKP Ciawi selaku Penyelenggara dan Penanggung jawab Swasembada Provinsi Bengkulu.